Susu untuk Penderita Kolesterol Tinggi: Pilih Nabati atau Hewani?

Perbandingan antara susu nabati berbahan bahan dasar almond, oat, atau kedelai dengan susu hewani dari sapi atau kambing.

Susu merupakan salah satu sumber kalsium dan protein yang baik untuk kesehatan. Namun, ada kekhawatiran yang muncul terkait kandungan lemak jenuhnya pada penderita kolesterol tinggi.

Meskipun begitu, penderita kolesterol tinggi tidak selalu harus menghindari susu. Penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara konsumsi susu dan kadar kolesterol darah cukup kompleks.

Namun, jika masih khawatir dengan kandungan lemak jenuh pada produk susu biasa, Anda dapat mencoba beberapa jenis susu nabati atau memilih produk susu hewani yang rendah lemak.

Pilihan Susu Nabati untuk Kolesterol Tinggi

Ada beberapa rekomendasi jenis susu untuk penderita kolesterol tinggi yang terbuat dari bahan nabati, yakni sebagai berikut:

1. Susu Kedelai

Susu kedelai berasal dari biji kacang kedelai yang diolah dengan air. Susu ini mengandung protein kedelai dan umumnya tidak mengandung kolesterol.

Protein kedelai juga telah diteliti memiliki potensi membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa produk susu kedelai dapat menurunkan kolesterol karena kandungan protein kedelainya dapat berbeda.

Saat memilih susu kedelai, perhatikan juga kandungan gula tambahan dan pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan.

2. Susu Oat

Susu oat terbuat dari oat yang diolah dengan air. Oat mengandung beta-glukan, yaitu serat larut yang telah banyak diteliti karena potensinya dalam membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.

Namun, kandungan beta-glukan pada susu oat dapat berbeda-beda tergantung pada proses pembuatan dan komposisi produknya. Karena itu, efek yang diteliti pada beta-glukan oat tidak dapat langsung disamakan dengan produk susu oat.

Susu oat juga tidak mengandung kolesterol karena berasal dari bahan nabati. Pilih produk yang rendah lemak jenuh dan tidak mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.

3. Susu Almond

Susu almond dibuat dari almond yang diolah dengan air. Produk ini umumnya tidak mengandung kolesterol dan dapat memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah.

Namun, susu almond biasanya mengandung protein yang lebih sedikit dibandingkan susu sapi atau susu kedelai. Karena itu, perhatikan kandungan nutrisi dan komposisinya.

Susu almond dapat menjadi pilihan bagi penderita kolesterol tinggi yang ingin mengurangi asupan lemak jenuh, terutama jika memilih produk tanpa gula tambahan dan telah diperkaya nutrisi lain.

Pilihan Susu Hewani yang Lebih Rendah Lemak

Jika Anda lebih menyukai susu hewani ketimbang susu nabati, terdapat berbagai pilihan yang lebih rendah lemak untuk penderita kolesterol tinggi.

Produk susu sapi atau kambing sudah banyak yang disesuaikan kandungan lemaknya. Jika masih bingung memilih antara kedunya, Anda bisa perbandingan susu sapi dan susu kambing.

Susu rendah lemak atau susu skim dapat menjadi pilihan karena mengandung lebih sedikit lemak total dan lemak jenuh dibandingkan susu full cream.

Bagaimana dengan Susu Herbal?

Susu herbal tetap perlu dilihat berdasarkan kandungan nutrisinya, bukan hanya karena mengandung bahan herbal. Pilih produk yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Pastikan produk susu herbal memiliki kandungan lemak jenuh yang sesuai dengan kebutuhan dan perhatikan juga kandungan gula serta nutrisi lainnya.

Ostofit Morigo, misalnya, memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah ketimbang susu fullcream biasa (10,96%) dan kolesterol yang rendah (1,21 mg per 100 gram).

Morigo juga mengandung ekstrak daun kelor, yang telah diteliti dalam kaitannya dengan profil lipid. Namun, hasil penelitian terhadap bahan herbal tidak berarti bahwa manfaat yang sama akan diperoleh dari produk yang mengandung bahan tersebut.

Mana Susu yang Baik untuk Kolesterol?

Tidak ada satu jenis susu yang secara otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua penderita kolesterol tinggi. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi, pola makan, kondisi kesehatan, dan kandungan produk.

Jika ingin mengurangi asupan lemak jenuh, susu nabati seperti susu kedelai atau susu oat dapat menjadi salah satu pilihan. Susu almond juga dapat dipilih.

Di sisi lain, susu hewani juga tidak selalu harus dihindari. Susu rendah lemak atau susu skim dapat menjadi pilihan karena kandungan lemak jenuhnya lebih rendah dibandingkan susu full cream.

Baca juga: 5 Tips Memilih Susu untuk Lansia yang Susah Makan

Sebuah artikel edukasi CEDMO pada tahun 2025 yang ditulis oleh dua akademisi membahas hubungan antara konsumsi susu dan kadar kolesterol.

Artikel tersebut menyebutkan bahwa susu relatif netral terhadap kadar kolesterol darah dan tidak menunjukkan peningkatan LDL yang signifikan dalam berbagai penelitian yang dibahas.

Karena itu, penderita kolesterol tinggi tidak harus langsung menghilangkan susu dari pola makan. Yang lebih penting adalah memilih produk dengan komposisi yang sesuai, memperhatikan asupan lemak jenuh secara keseluruhan, dan menerapkan pola makan yang seimbang.

FAQ Seputar Susu Nabati vs Susu Hewani

Berikut beberapa pertanyaan yagn sering diajukan terkait perbandingan susu nabati dan susu hewani untuk penderita kolesterol tinggi:

Susu apa yang baik untuk penderita kolesterol tinggi?

Susu kedelai, susu oat, susu almond, serta susu sapi rendah lemak atau skim dapat menjadi pilihan.

Namun, Anda tetap perlu memperhatikan kandungan gula, natrium, kolesterol, dan nutrisi lainnya.

Apakah penderita kolesterol tinggi boleh minum susu sapi?

Boleh. Penderita kolesterol tinggi tidak selalu harus menghindari susu sapi.

Hubungan antara minum susu sapi dengan kolesterol tidak dapat disimpulkan sesederhana ‘minum susu = kolesterol tinggi’.

Namun, jika Anda ingin merasa lebih tenang dalam meminum susu, dapat mencoba susu rendah lemak atau skim untuk mengurangi asupan lemak jenuh.

Apakah susu full cream dapat meningkatkan kolesterol?

Susu full cream mengandung lemak, termasuk lemak jenuh, dibandingkan susu rendah lemak atau skim.

Meskipun asupan lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol LDL, namun konsumsi susu full cream tidak selalu dapat menyebabkan lonjakan kolesterol.

Apakah susu herbal aman untuk penderita kolesterol tinggi?

Susu herbal pada dasarnya terbuat dari susu sapi dan herbal alami yang aman untuk dikonsumsi.  Namun, belum tentu aman bagi penderita kolesterol.

Anda tetap perlu memeriksa kandungan lemak jenuh, kolesterol, natrium, dan gula pada produk susu herbal.

Apa yang perlu diperhatikan saat memilih susu untuk kolesterol tinggi?

Periksa kandungan lemak jenuh, lemak total, gula tambahan, natrium, dan nutrisi pada label kemasan produk.

Sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan nutrisi Anda.

Penulis: Tim Edukasi Ostofit
Terakhir diperbarui: 09 Oktober 2026
Disclaimer: Konten ini disusun berdasarkan referensi medis terpercaya untuk tujuan edukasi, bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan.