DAFTAR ISI
Susu herbal merupakan produk olahan susu yang dipadukan dengan ekstrak atau bahan tanaman herbal, seperti jahe, kunyit, dan kayu manis. Produk ini umumnya tersedia dalam bentuk bubuk.
Susu herbal sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari membantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tulang hingga potensi antioksidan dari kandungan herbalnya.
Lantas, apa saja manfaat susu herbal untuk kesehatan tubuh? Berikut penjelasan mengenai kandungan, potensi manfaat, dan hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya.
Apa Itu Susu Herbal?
Susu herbal adalah produk yang menggabungkan susu dengan satu atau lebih bahan tanaman herbal.
Susu sapi dapat menjadi sumber kalsium dan protein, sedangkan bahan herbal memberikan cita rasa, aroma, dan senyawa alami.
Kombinasi susu dan rempah juga dikenal sebagai golden milk, yang umumnya dibuat menggunakan susu sapi segar dan kunyit atau herbal lain.
Di era modern, formulasi seperti ini dibuat sebagai produk susu herbal kemasan yang lebih praktis untuk diseduh.
Manfaat Kandungan Susu Herbal
Berikut adalah manfaat terhadap kandungan pada produk susu herbal:
1. Mendukung Kesehatan Tulang dan Gigi
Susu dapat menjadi sumber kalsium dan protein. Kalsium membantu mempertahankan struktur tulang, sedangkan protein berperan dalam pemeliharaan berbagai jaringan tubuh.
Produk susu herbal, seperti Ostofit, juga dapat diperkaya vitamin D yang penting untuk membantu tubuh dalam menyerap kalsium.
Asupan susu penting untuk membantu mencukupi kalsium. Lebih lanjut, ketahui efek kekurangan kalsium terhadap kesehatan tubuh.
2. Memiliki Aktivitas Antioksidan
Beberapa tanaman herbal yang ada pada susu herbal, seperti jahe, kunyit atau temulawak, mengandung senyawa yang diteliti karena aktivitas antioksidannya.
Jahe, misalnya, mengandung senyawa gingerol, shogaol, paradol, dan zingerone yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif.
Sementara kunyit atau temulawak mengandung kurkuminoid (termasuk kurkumin) yang juga memiliki sifat antioksidan kuat untuk menetralkan radikal bebas.
3. Membantu Mengatur Respons Peradangan
Peradangan atau inflamasi merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi, cedera, atau rangsangan tertentu.
Kondisi ini biasanya dialami oleh orang dengan penyakit tertentu, seperti penyakit metabolik (obesitas atau diabetes) hingga radang sendi.
Kandungan herbal, seperti kunyit atau jahe, telah diteliti karena potensi aktivitas antiperadangannya.
Salah satu tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2022 mengevaluasi 29 uji klinis acak yang melibatkan 2.396 peserta dengan lima jenis artritis atau radang sendi.
Penelitian tersebut menemukan bahwa kurkumin atau ekstrak kunyit berpotensi membantu mengurangi nyeri dan beberapa indikator peradangan.
Sementara tinjauan penelitian tahun 2026 menemukan potensi manfaat suplemen jahe dalam membantu mengendalikan peradangan pada penyakit metabolik.
4. Berpotensi dalam Pengaturan Kadar Gula Darah
Beberapa susu herbal juga mengandung ekstrak tanaman herbal yang berpotensi dalam memengaruhi kadar gula darah seperti daun kelor.
Tinjauan literatur menemukan daun kelor berpotensi membantu menurunkan gula darah, tetapi buktinya masih terbatas dan sebagian besar berasal dari studi hewan.
Ada 5 dari 7 studi manusia yang melaporkan daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
5. Meredakan Mual dan Muntah
Kandungan ekstrak jahe pada susu herbal tidak hanya memberikan sensasi menghangatkan, tetapi juga dapat membantu meredakan mual dan muntah.
Berdasarkan uji klinis pada manusia, konsumsi ekstrak jahe dengan dosis tertentu yang dibagi dalam beberapa kali pemberian berpotensi membantu meredakan mual, termasuk mual dan muntah pada ibu hamil.
Kesimpulan
Susu herbal merupakan salah satu pilihan untuk melengkapi asupan nutrisi harian. Manfaatnya bergantung pada bahan dasar, kandungan zat gizi, jenis herbal, dan jumlah yang dikonsumsi.
Susu herbal mengandung berbagai bahan herbal seperti jahe dan kunyit memiliki senyawa yang diteliti karena potensi aktivitas antioksidan dan antiperadangannya.
Meski demikian, potensi manfaat susu herbal tidak selalu sama pada setiap produk.
Penelitian terhadap ekstrak herbal atau sampel minuman di laboratorium juga belum tentu membuktikan manfaat yang sama ketika produk dikonsumsi oleh manusia.
Penulis: Tim Edukasi Ostofit
Terakhir diperbarui: 23 Oktober 2026
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi berdasarkan referensi ilmiah dan informasi kesehatan yang tersedia. Pembahasan mengenai manfaat susu herbal mencakup potensi manfaat bahan susu dan tanaman herbal berdasarkan penelitian, yang belum tentu menunjukkan efek yang sama pada setiap produk atau individu.
