DAFTAR ISI
Nyeri sendi bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk cedera dan penyakit tertentu seperti asam urat atau pengapuran sendi (osteoartritis).
Baik asam urat maupun pengapuran sendi dapat menimbulkan gejala yang mirip. Keduanya dapat menyebabkan nyeri pada jari tangan, lutut, pergelangan kaki, maupun kaki.
Namun, terdapat perbedaan nyeri sendi karena asam urat dan pengapuran sendi. Penting memahami perbedaannya untuk membantu mengenali pola keluhan dan kapan perlu diperiksa.
Apa Perbedaan Asam Urat dan Pengapuran Sendi?
Asam urat dan pengapuran sendi adalah kondisi yang berbeda, namun keduanya dapat menyebabkan masalah pada sendi yang sama.
Asam urat adalah radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan atau pengendapan kristal asam urat. Peradangan ini dapat menimbulkan nyeri hebat, kemerahan, dan kekakuan pada sendi.
Penyakit ini dapat terjadi karena produksi asam urat yang berlebihan atau pengeluarannya melalui ginjal menurun. Bisa juga karena kombinasi keduanya.
Sementara pengapuran sendi disebabkan oleh perubahan atau kerusakan pada tulang rawan dan jaringan di sekitar sendi. Kondisi ini berkembang secara bertahap dan dipengaruhi banyak faktor.
Usia, riwayat cedera, jenis kelamin, dan gaya hidup berpengaruh pada peningkatan risiko pengapuran sendi. Risiko osteoartritis juga dapat meningkat pada perempuan setelah menopause.
Faktor Risiko Kedua Penyakit
Asam Urat
- Lebih sering terjadi pada laki-laki karena kadar asam urat alami cenderung lebih tinggi.
- Gangguan fungsi ginjal dapat meningkatkan risiko.
- Obesitas, hipertensi, dan konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan risiko.
- Pola makan tinggi purin, seperti jeroan, daging merah, dan makanan laut tertentu, dapat berkontribusi.
Beberapa makanan juga dapat meningkatkan risiko kambuh pada orang yang mengalami asam urat.
Pengapuran Sendi
- Lebih sering dialami perempuan, terutama setelah usia 50 tahun/menopause
- Riwayat cedera pada persendian, misalnya saat olahraga atau kecelakaan.
- Obesitas dan riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko.
- Beban berulang pada sendi juga dapat berperan.
Cara Membedakan Nyeri Sendi karena Asam Urat dan Pengapuran Sendi
Perbedaannya dapat dilihat dari pola gejala berikut. Anggap ini sebagai tanda awal, bukan penentu diagnosis.
Ciri Nyeri Asam Urat
- Sering menyerang jempol kaki. Bisa juga mengenai pergelangan kaki, lutut, tangan, atau sendi lain.
- Nyeri biasanya muncul tiba-tiba. Rasa sakitnya hebat dan dapat terasa berdenyut.
- Bisa disertai kemerahan, bengkak, dan rasa hangat pada sendi yang terdampak.
Ciri Nyeri Sendi Akibat Pengapuran
- Sering mengenai lutut. Bisa juga mengenai pinggul, tulang belakang, dan jari tangan. (Diperkirakan sekitar 374,74 juta orang di dunia mengalami osteoartritis lutut pada 2021)
- Nyeri berkembang dari waktu ke waktu. Rasa tidak nyaman atau sakit sering muncul saat sendi digerakkan dan menumpu beban.
- BIasanya terjadi pada pagi hari. Rasa sakit berlangsung kurang dari 30 menit.
- Dapat disertai perubahan bentuk sendi. Pada beberapa penderita OA lutut, kaki dapat tampak lebih melengkung ke dalam atau keluar.
Apakah Nyeri Sendi Pasti Asam Urat atau Pengapuran Sendi?
Nyeri sendi tidak selalu disebabkan oleh asam urat atau pengapuran sendi.
Baca juga: Cara Membedakan Asam Urat, Rematik, dan Pengapuran Sendi
Kondisi lain seperti cedera, penggunaan sendi yang berlebihan, atau penyakit tertentu juga dapat menyebabkan nyeri pada persendian.
Coba perhatikan gejala lain yang menyertai nyeri sendi sebelum menyimpulkan apakah keluhan yang Anda alami termasuk asam urat, pengapuran sendi, atau kondisi lainnya.
Bagaimana Mengetahui Penyebab Nyeri Sendi dengan Tepat?
Penyebab nyeri sendi dapat dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter.
Ceritakan keluhan Anda, seperti durasi nyeri, kapan gejala muncul, seberapa sering terjadi, serta bagian tubuh mana yang terasa nyeri.
Dokter dapat memeriksa kadar asam urat melalui tes darah. Namun, diagnosisnya juga mempertimbangkan gejala, riwayat serangan, dan bila diperlukan pemeriksaan cairan sendi untuk mengukur kristal asam urat.
Sementara itu, pengapuran sendi umumnya dinilai melalui wawancara gejala, pemeriksaan fisik, dan bila diperlukan pemeriksaan pencitraan seperti rontgen atau MRI.
Bagaimana Penanganan Nyeri Sendi karena Asam Urat dan Pengapuran Sendi?
Gejala nyeri sendi, baik karena asam urat maupun pengapuran sendi, dapat dikelola untuk mengurangi rasa sakit dan risiko kekambuhan. Berikut yang dapat Anda lakukan:
Asam Urat
- Gunakan obat sesuai resep dan anjuran dokter.
- Batasi makanan tinggi purin, seperti jeroan, daging merah, dan makanan laut tertentu.
- Batasi minuman manis dan alkohol.
- Cukupi kebutuhan cairan, terutama air putih.
- Jaga berat badan tetap sehat.
- Lakukan aktivitas fisik secara bertahap sesuai kondisi.
Pengapuran Sendi
- Tetap aktif bergerak dengan aktivitas yang tidak memperberat nyeri.
- Lakukan latihan penguatan otot secara bertahap: Latihan untuk osteoartritis lutut.
- Jaga berat badan tetap sehat.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang, termasuk sumber protein, kalsium, dan omega-3 sesuai kebutuhan.
- Gunakan obat atau terapi sesuai anjuran dokter.
- Konsultasikan dengan dokter jika nyeri memburuk, sering kambuh, atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jangan mengonsumsi obat pereda nyeri secara berlebihan atau tanpa anjuran dokter, terutama jika memiliki masalah ginjal, lambung, penyakit jantung, atau sedang mengonsumsi obat lain.
FAQ Seputar Asam Urat dan Pengapuran Sendi
Apakah asam urat bisa menyebabkan pengapuran sendi?
Asam urat dan pengapuran sendi adalah kondisi yang berbeda.
Keduanya dapat terjadi pada sendi yang sama, tetapi satu kondisi tidak selalu menyebabkan kondisi lainnya.
Apakah kadar asam urat tinggi pasti menyebabkan gout?
Tidak selalu.
Kadar asam urat tinggi meningkatkan risiko gout, tetapi tidak semua orang dengan kadar asam urat tinggi mengalami serangan gout.
Apakah pengapuran sendi bisa disembuhkan?
Belum ada terapi yang terbukti menyembuhkan osteoartritis secara total.
Namun, gejala dan fungsi sendi dapat dikelola melalui gaya hidup aktif, pengelolaan berat badan, fisioterapi, serta penanganan medis sesuai kondisi.
Apakah asam urat dan pengapuran sendi bisa terjadi bersamaan?
Bisa. Asam urat dan pengapuran sendi merupakan kondisi yang berbeda, tetapi seseorang dapat mengalami keduanya.
Karena itu, nyeri pada satu sendi tidak selalu hanya disebabkan oleh satu kondisi. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan dengan lebih tepat.
Penulis: Tim Edukasi Ostofit
Terakhir diperbarui: 08 Oktober 2026
Disclaimer: Konten ini disusun berdasarkan referensi medis terpercaya untuk tujuan edukasi, bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan.
