DAFTAR ISI
Rematik adalah istilah untuk berbagai penyakit dan kondisi yang dapat menyerang persendian dan jaringan di sekitarnya, termasuk pada jari tangan, lutut, dan kaki.
Rematik mencakup banyak jenis penyakit dan kondisi, termasuk akibat peradangan atau gangguan autoimun. Beberapa di antaranya adalah osteoartritis atau pengapuran sendi, gout atau asam urat, dan artritis reumatoid.
Penderita rematik dapat mengalami nyeri, kekakuan, atau pembengkakan pada sendi, serta gangguan gerak yang dapat membatasi aktivitas sehari-hari.
Mengenali jenis rematik penting agar keluhan dapat diperiksa dengan akurat dan ditangani secara tepat. Lantas, apa saja jenis yang umum terjadi?
1. Osteoartritis (Pengapuran Sendi)
Osteoartritis atau pengapuran sendi merupakan jenis rematik yang paling umum di dunia. Penyakit ini menyebabkan perubahan pada jaringan dan struktur sendi secara bertahap.
Menurut data dari Global Burden of Disease (GBD) Study 2021, diperkirakan ada sekitar 595 juta orang di dunia mengalami osteoartritis pada tahun 2020, atau sekitar 7,6% populasi global.
Baca juga: 7 Jenis Makanan untuk Penderita Pengapuran Sendi
Lutut merupakan sendi yang paling sering terkena pengapuran. Selain itu, jari tangan, punggung, dan kaki juga dapat terdampak.
Risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia dan dapat dipengaruhi faktor lain, terutama berat badan berlebih.
2. Gout (Asam Urat)
Penderita gout atau asam urat juga ada banyak di dunia. Penyakit ini adalah bentuk radang sendi yang terjadi akibat terbentuknya kristal asam urat di dalam atau sekitar sendi.
Data GBD 2021 menunjukkan bahwa penderita asam urat diperkirakan mencapai 55,8 juta orang di dunia pada tahun 2020.
Penderita asam urat biasanya mengalami nyeri sendi pada jempol kaki. Penyakit ini juga dapat menyerang lutut, pergelangan kaki, dan area tangan.
Risiko asam urat dapat meningkat karena pola makan dan gaya hidup tertentu, seperti konsumsi makanan tinggi purin, minuman berpemanis dan alkohol.
3. Artritis Reumatoid (Sering Disebut ‘Rematik’)
Artritis reumatoid (RA) sering disebut “rematik” oleh masyarakat. Penyakit ini merupakan kondisi autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi.
Studi GBD 2021 memperkirakan ada sekitar 17,6 juta penderita RA di seluruh dunia. Penderita perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki.
Jenis rematik ini sering menyerang sendi kecil seperti jari tangan dan pergelangan tangan, serta dapat menyerang kaki dan lutut.
Paparan zat berbahaya seperti rokok dapat meningkatkan risiko terkena artritis reumatoid.
4. Lupus
Lupus, terutama systemic lupus erythematosus (SLE), merupakan penyakit autoimun sistemik yang dapat memengaruhi berbagai organ tubuh.
Studi sistematis pada 2022 memperkirakan sekitar 3,41 juta orang di dunia mengalami lupus.
Lupus dapat menyebabkan nyeri sendi, kekakuan, atau pembengkakan. Lupus tidak hanya merupakan penyakit sendi karena dapat memengaruhi organ tubuh lain seperti kulit, ginjal, jantung, dan paru-paru.
Riwayat keluarga dapat menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan risiko lupus, bersama faktor genetik dan lingkungan lainnya.
5. Artritis Psoriatik
Artritis psoriatik adalah radang sendi yang berkaitan dengan psoriasis. Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan pada sendi serta perubahan pada kulit dan kuku.
Menurut studi di Rheumatology pada 2024, artritis psoriatik diperkirakan dialami sekitar 112 dari 100.000 orang dewasa di seluruh dunia. Prevalensinya dapat berbeda antarnegara dan wilayah.
Jari tangan atau kaki dapat mengalami pembengkakan pada seluruh jari. Pada sebagian orang, keluhan juga dapat melibatkan tulang belakang.
6. Artritis Reaktif
Artritis reaktif adalah peradangan sendi yang dapat muncul setelah infeksi pada bagian tubuh tertentu.
Prevalensi artritis reaktif sulit dipastikan secara global karena gejalanya dapat mirip dengan kondisi sendi lain dan datanya terbatas.
Kondisi ini berbeda dari infeksi langsung pada sendi karena peradangan sendi muncul sebagai respons setelah infeksi tertentu.
Perbedaan Keluhan pada Jari Tangan, Lutut, dan Kaki
Lokasi nyeri akibat rematik dapat berbeda-beda. Beberapa kondisi lebih sering mengenai sendi tertentu, sedangkan kondisi lain dapat memengaruhi beberapa bagian tubuh sekaligus.
| Kondisi | Jari tangan | Lutut | Kaki |
| Osteoartritis | Sering | Sering | Bisa |
| Gout | Bisa | Bisa | Sering |
| Artritis reumatoid | Sering | Bisa | Sering |
| Lupus | Bisa | Bisa | Bisa |
| Artritis psoriatik | Sering | Bisa | Sering |
| Artritis reaktif | Bisa | Sering | Sering |
*Tabel ini hanya memberikan gambaran umum mengenai bagian tubuh yang dapat terkena pada beberapa penyakit rematik. Pola keterlibatan sendi dapat berbeda pada setiap orang dan tidak dapat digunakan untuk menentukan diagnosis.
Kesimpulan
Rematik bukan satu penyakit, melainkan istilah yang mencakup berbagai kondisi yang dapat memengaruhi sendi dan jaringan di sekitarnya.
Osteoartritis, gout, artritis reumatoid, lupus, artritis psoriatik, artritis reaktif, dan artritis idiopatik juvenil merupakan contoh kondisi yang dapat menimbulkan keluhan pada persendian.
Nyeri sendi pada jari tangan, lutut, atau kaki tidak selalu menunjukkan jenis rematik tertentu. Lokasi dan karakter nyeri saja tidak cukup untuk menentukan diagnosis.
Jika keluhan menetap, berulang, semakin berat, atau disertai pembengkakan dan gejala lain, pemeriksaan medis dapat membantu mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.
FAQ Seputar Jenis Rematik
Apa perbedaan rematik dan artritis reumatoid?
Rematik adalah istilah umum untuk berbagai penyakit yang dapat memengaruhi sendi dan jaringan di sekitarnya.
Artritis reumatoid hanyalah salah satu jenis rematik yang bersifat autoimun. Namun, banyak yang menyebut penyakit ini dengan istilah rematik.
Apakah rematik sama dengan asam urat?
Tidak. Asam urat atau gout adalah salah satu jenis rematik.
Rematik juga mencakup osteoartritis, artritis reumatoid, lupus, artritis psoriatik, dan kondisi lainnya.
Jenis rematik apa yang paling umum?
Ada tiga jenis rematik yang paling umum berdasarkan data prevelensi global, yakni osteoartritis (pengapuran sendi), gout (asam urat), dan artritis reumatoid.
Pengapuran sendi dan asam urat menjadi dua jenis rematik yang cukup banyak dialami orang di dunia.
Apakah rematik bisa disembuhkan?
Tergantung jenisnya. Sebagian kondisi rematik bersifat jangka panjang dan dikelola untuk mengendalikan gejala, menjaga fungsi sendi, serta mencegah kerusakan lebih lanjut.
Apakah nyeri jari tangan, lutut, atau kaki pasti rematik?
Tidak. Nyeri sendi dapat disebabkan oleh cedera, penggunaan berlebihan, infeksi, masalah otot atau tulang, maupun kondisi rematik.
Penulis: Tim Edukasi Ostofit
Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2026
Disclaimer: Konten ini disusun berdasarkan referensi medis terpercaya untuk tujuan edukasi, bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan.
